Monday, 24 October 2011


Derita sekali sekala mencuit hati
Hati remuk menangis sendiri
Setiap kali gembira menjengahi
Ujian pula datang menguji

Kini bukan masanya tuk bersedih lagi
Mahu ku besarkan jiwa ini
Sebesar tenggungjawab yang diamanahkan Ilahi

Jangan risau
Selepas ini mungkin
Segalanya tidak akan ada lagi
Setelah hati diremukkan berkali-kali
Pelangi pasti menyusuli.

InsyaAllah.
Aku juga tidak pasti
Apa yang pasti
Redha atas ketentuan Ilahi
Membuat aku tersenyum kembali :)

Sunday, 23 October 2011




Sampai mati pun engkau takkan ku lepaskan
Akan ku jaga seumur hidupku
Beribu puisi yang ku untaikan untukmu
Ingin ku selalu memiliki kamu
Jangan pernah kau sakiti aku lagi
Cobalah untuk lengkapi hidupku
Ku ingin menjaga dirimu
Tak akan pernah ku sakiti kamu
Ku mohon temanilah aku
Jangan pernah rapuh
Di sepanjang umurmu
Ku mohon temanilah aku
Jangan pernah rapuh
Di sepanjang umurmu
Kehilanganmu sungguh berat bagiku
Hampa hidupku terasa tanpa kamu
Genggam tanganku dan jangan kau lepaskan
Karena ku tak sanggup hidup tanpa cintamu
Ku mohon temanilah aku
Jangan pernah rapuh
Di sepanjang umurmu
Ku mohon temanilah aku
Jangan pernah rapuh
Di sepanjang umurmu
Kehilanganmu sungguh berat bagiku
Hampa hidupku terasa tanpa kamu
Genggam tanganku dan jangan kau lepaskan
Karena ku tak sanggup hidup tanpa cintamu
Kehilanganmu sungguh berat bagiku
Hampa hidupku terasa tanpa kamu
Genggam tanganku dan jangan kau lepaskan
Karena ku tak sanggup hidup tanpa cintamu

Sunday, 25 September 2011

KUPINANG KAU DENGAN BISMILLAH




Tuhan memberikanku cinta
untuk ku persembahkan hanyalah padamu
Dia anugerahkanku kasih
hanya untuk berkasih berbagi denganmu
atas restu Allah ku ingin milikimu
ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku
restu Allah ku mencintai dirimu
ku pinang kau dengan Bismillah

hampa terasa bila ku tanpamu
hidupku terasa mati jika ku tak bersamamu
hanya dirimu satu yang aku inginkan
ku bersumpah sampai mati hanyalah dirimu (hanyalah dirimu)

atas restu Allah ku ingin milikimu
ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku
restu Allah ku mencintai dirimu
ku pinang kau dengan Bismillah

atas restu Allah ku ingin milikimu
ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku
restu Allah ku mencintai dirimu
ku pinang kau dengan Bismillah

Saturday, 24 September 2011

Muhasabah diri - Jadilah orang yang bersyukur

Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik, Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.

Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan, Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk, Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.

Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda, Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk dipertemukan jodoh dan diberikan teman hidup.

Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup, Fikirkan tentang seseorang yang meninggal dunia terlalu cepat.

Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita, Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor kerana pembantu tidak mengerjakan tugasnya, Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan, Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.

Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan, Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahawa kita masih hidup !

Marilah kita menjadi orang yang bersyukur atas segala nikmat dan kurniaan yang Allah berikan kepada kita.

Ingat janji Allah, barangsiapa bersyukur dengan nikmat yang diberikan kepadanya, maka Allah akan tambah lagi nikmat itu.

Sebaliknya, barangsiapa yang kufur atau tidak mensyukuri nikmat itu, maka sesungguhnya azab Allah amatlah pedih.

Fikir, renung, timbang dan muhasabah lah diri.